Rabu, 04 Juli 2012

KATA HIKMAH [4]



1.  Malaikat Pelindung

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan. “Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?”.

Tuhanpun menjawab, “Diantara semua malaikat-Ku, aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu.”
Si kecil bertanya lagi, “Tapi disini, disurga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia.
Tuhanpun menjawab, “Tak apa. Malaikatmu itu akan selalu

Kamis, 28 Juni 2012

KATA HIKMAH [3]



Bersyukurlah pada apa saja.

 @lANGKAH BAHGIA BERBAGI..

Anda wajib ensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah keberuntungan. BErsyukur menuntun anda untuk senantiaa menyingkirkan sisi negative dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan bahwa anda tidak realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh

Jumat, 22 Juni 2012

Kata Hikmah [2]



1.       Tindakan Kita Sebatas Kita Memandang Dunia


@Langkah bahagia berbagi..
Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit dan tindakan anda pun jadi kecil.
Namun, bila nda memandang diri anda besar, dunia teliat luas, andapun melakukan hal-hal penting dan berharga.

Tindakan anda adla cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri,. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bias melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tidak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yag ingin kita lihat, Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadap diri kita sendiri.

Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negative terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan, duniapun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

sumber :

Senin, 04 Juni 2012

Kata Hikmah [1]



1.      Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Jadi Bukit

@Langkah bahagia berbagi..
Pepatah ini sederhana saja, “sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit”. Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnyya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidupp hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih

Kamis, 19 Januari 2012

cantik ala islami

Dalam kehidupan manusia, kecantikan memainkan peran yg sangat besar. Manusia adalah satu-satunya makhluk ciptaan Allah Ta’ala dimuka bumi yg diberi kmpuan utk merasakan, menguasai, dan menikmati kecantikan.
Karena adanya rasa dan kesadaran akan kecantikan itulah yg membuat seorang lelaki tertarik dan berhasrat untuk menjalin hubungan dgn seorang wanita, baik wanita itu siap menerima  cintanya ataupun tidak. Sifat dan daya tarik seseorang itu berbeda antara yg satu dgn yg lainnya. Biasanya, kata cantik lebih identik pada syarat atau sifat fisik, baik kecantikan wajah maupun kecantikan tubuh dan keserasian anggota-anggotanya.
Tapi kalau boleh dikatakan, membuaat criteria tetap bagi kecantikan wajah dan fisik merupakan hal yg boleh-boleh saja. Sebab satu kenyataan yg tdk bias dipungkiri, terdapat beberapa kriteria maknawi (immaterial) dan spriritual yg mungkin untuk disepakati dan diterima bersama.

Yang dimaksud “kriteria” spiritual dan maknawi adalah ...

Minggu, 18 Desember 2011

".. Diri Laksana Sebuah Kerajaan .."


Setiap manusia memerintahkan kerajaan kecil di dalam dirinya, di dalam kerajaan manusia itu diwakili oleh jiwa malaikat yg tinggi oleh karena adanya kalbu [hati].

Keadaan diri manusia, dapat disimpulkan dengan sebuah perumpaan :
Al Kursi, diwakili oleh otak
Lauh Mahfudz, diwakili oleh gudang perbendaharaan pikiran
Jiwa itu sendiri, tidak mempunyai tempat yang tertentu dan tidak dapat dipisah-pisahkan.
Diri kita diberi amanat sebuah

Jumat, 02 Desember 2011

puisi islami

Senyum Mu

Melangkah dg kekuatan dan kelemahanku
Hanya untuk mencari senyum Mu
Merenung di tengah kegelapan mencekam
Hanya untuk menemukan senyum Mu
Kubuka pintu dan jendela hati