Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Cerita islami - kisah istri nabi Muhammad SAW 2 - Saudah Al-A'miriyah

*
**
Saudah Al-A'miriyah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenikahinya di bulan Syawal tahun 10 kenabian (sekitar 3 tahun sebelum hijrah), sebulan sepeninggal Khadijah radhiyallahu ‘anhuma. (Al-Bidayah wan Nihayah Ibnu Katsir, 3/149).

Sebelum menikah, Saudah tidak memiliki keluarga yang menanggung kebutuhannya selain sepupunya, Sakran bin Amr. Sepeninggal Sakran, Saudah menjadi janda tanpa keluarga yang melindunginya. Sampai akhirnya dinikahi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau meninggal di Madinah tahun 54 H. (Ar-Rahiq Al-Makhtum, hlm. 471)

Sabtu, 10 Februari 2018

Kisah Istri Nabi Muhammad SAW 1 - KHADIJAH binti khuwailid RA

*
**
Khadijah Binti Khuwailid Radhiyallahu Anha


Khadijah berasal dari golongan pembesar Mekkah. Menikah dengan Nabi Muhammad, ketika berumur 40 tahun, manakala Nabi Muhammad berumur 25 tahun. Ada yang mengatakan usianya saat itu tidak sampai 40 tahun, hanya sedikit lebih tua dari Nabi Muhammad. Khadijah merupakan wanita kaya dan terkenal. Khadijah bisa hidup mewah dengan hartanya sendiri. 

Meskipun memiliki kekayaan melimpah, Khadijah merasa kesepian hidup menyendiri tanpa suami, karena suami pertama dan keduanya telah meninggal. Beberapa sumber menyangkal bahwa Khadijah pernah menikah sebelum bertemu Nabi Muhammad.

Kamis, 20 Oktober 2016

Semua Ada Hikmahnya


Sumber: Motivasi Islami
Semua Ada Hikmahnya
Oleh ; Rahmat

Bersyukur akan membuat kita melihat apa yang sudah kita miliki. Bersyukur akan membantu kita berpikir positif. Namun demikian, bukan berarti kita diharuskan hanya bersyukur saja, tanpa pernah meraih apa yang belum kita raih. Dengan mensyukuri apa yang telah kita miliki memang akan membuat kita bahagia, tetapi Allah SWT tetap memerintahkan kita untuk meraih apa yang terbaik. Allah SWT telah memberikan potensi kepada kita untuk kita pergunakan.

Salah satu alasan mengapa sebagian orang tidak mau meraih yang lebih baik karena ketakutan akan kekecewaan yang akan timbul. Mereka takut jika gagal, mereka akan kecewa yang tentu saja akan merusak kebahagiaan yang telah mereka miliki, atau menjauhkan dari kebahagiaan yang justru belum mereka miliki. Padahal, kekecewaan bukan disebabkan oleh kegagalan, tetap oleh sikap kita terhadap kegagalan tersebut.

Lihatlah, bacalah, bahwa kegagalan yang sama akan berdampak berbeda kepada setiap orang. Ada yang menangis sampai meratapi, ada yang kapok tidak mau berusaha lagi, ada yang biasa-biasa saja, bahkan ada juga yang tersenyum. Kenapa karena mereka menyingkapi kegagalan dengan cara berbeda.

Faktor lain yang sering membuat seseorang tidak berbahagia ialah akibat dari kehilangan sesuatu. Sedih boleh saja, tetapi janganlah sedih terus menerus yang akan menyingkirkan kebahagiaan kita. Rasulullah SAW sedih saat ditinggal anak, istri, dan paman beliau, tetapi beliau masih bisa sempat tersenyum setelah itu. Perang Uhud menyebabkan syahidnya puluhan sahabat sahabat beliau, tetapi apakah beliau kapok berperang?

Perang Uhud adalah

Jumat, 23 Oktober 2015

renungan ayat-ayat motivasi [9]


Renungan 9: Hanya mengharap keridhaan Allah

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. (QS. Al Insaan:9)


Teruskan berjuang, sebab yang kita kejar adalah keridhaan Allah. Hanya keridhaan Allah.

Masih banyak kasihsayang Allah untuk kita..

Rabu, 14 Oktober 2015

renungan ayat-ayat motivasi [8]



Renungan 8: Jalan keluar itu

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya
jalan keluar. (QS Ath Thalaaq:2)

Dan barang-siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan
baginya kemudahan dalam urusannya. (QS Ath Thalaaq:4)

Bagi orang bertakwa, bershabarlah, sebab kemudahan sudah menunggu kita. Matahari akan terbit esok hari bersamaan dengan kemudahan atas segala kesulitan, beban, dan kegagalan yang menimpa kita. Tidak usah risau dan pesimis, karena kemudahan dan jalan keluar sudah dijanjikan Allah SWT kepada kita. Yang kita perlu lakukan ialah dengan menambah ketakwaan kita, agar jalan
keluar dan kemudahan segera menghampiri kita.

Jadi, sepelik apapun masalah yang sedang kita hadapi, bertaqwalah kepada Allah. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselasaikan jika Allah memberikan jalan keluar bagi kita. Jika kita bertaqwa, maka tidak ada alasan bagi kita untuk putus asa dan menyerah saat menghadapi masalah yang sangat rumit. 
Kata Umar bin Khatab ra., jika kita bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjaga kita.


Sabtu, 26 September 2015

renungan ayat-ayat motivasi [7[


Renungan 7:Yang Terjadi ya Terjadilah

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu
sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
(QS. Al Hadiid:22)

Dia-lah yang Maha Berkuasa menetapkan apapun yang terjadi pada kita. Menerima artinya kita mengembalikan semuanya kepada Allah SWT, sebab semuanya datang dari Allah, maka kita kembalikan kepada-Nya. Jika kita sudah beriman akan ketentuan Allah, maka kita tidak lagi perlu larut dalam kesedihan, penyelasalan, dan kebencian akan masalah, kesulitan, musibah, dan kegagalan yang menimpa kita. Kita akan tenang menghadapi usaha dan upaya kita, karena jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, itu adalah sudah bagian dari ketentuan Allah SWT.

Jika hal ini sudah tertanam dalam jiwa, maka tidak ada lagi gundah, tegang, resah, dan cemas di dalam hati kita. Kita akan menjalani hidup dengan penuh optimis dan semangat, karena apa lagi yang harus kita cemaskan. Semuanya sudah tertulis di Lauh Mahfudzh. Saat kesulitan menerpa, serahkan saja kepada Allah SWT.


Sabtu, 19 September 2015

renungan ayat-ayat motivasi [6]


Renungan 6: Maafkanlah

Jadilah engkau pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta
berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al A'raaf:199)

Saat kita dilukai oleh seseorang tentu akan menyisakan luka pada diri kita. Namun luka yang lebih berbahaya adalah luka di hati, luka secara emosional. Luka emosional sering kali muncul saat kita diejek, direndahkan, dihina, atau berbagai tindakan yang mengarah ke harga diri kita. Saat emosi kita luka, kita akan sangat protektif, mengapa karena luka di atas luka lebih menyakitkan dari
pada luka baru.

Luka emosional akhirnya sering menjadi sabotase bagi diri kita untuk meraih sukses. Kita

Jumat, 11 September 2015

renunan ayat-ayat motivasi [5]


Renungan 5: Benci

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al Baqarah:216)

Yang jelas, apa pun yang ada pada diri kita, berbaik sangkalah kepada Allah SWT, bahwa itu semua yang terbaik untuk kita. Sesuatu yang kita suka atau kita benci semuanya tidak lain nikmat sekaligus ujian. Terimalah apa yang ada pada diri kita. Jangan membenci apa yang terjadi pada diri kita, karena bisa jadi semua itu adalah yang terbaik untuk kita. Jika kita sudah bisa menerimanya dengan lapang dada, hidup akan lebih bersemangat dalam mengejar prestasi, karena tidak ada lagi kata gagal di dalam kamus hidupnya. Hidup akan lebih tenang dengan segala kekurangan yang ada di dalam diri. Tidak ada kekhawatiran, begitu bebas, lepas, semuanya diserahkan kepada Allah untuk memberikan yang terbaik bagi dirinya.




Sabtu, 05 September 2015

renungan ayat-ayat motivasi [4]



Renungan 4: Bersyukurlah…

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS Ibrahim:7)

Ini adalah rahasia melipat gandakan nikmat kita. Saat kita berusaha, syukurilah nikmat yang kita dapatkan agar ditambah oleh Allah SWT. Jadi, tetaplah semangat meski hasil kita kecil, sebab jika kita mensyukurinya, yang kecil tersebut bisa menjadi besar. Sangat ironis, sudah kecil, tidak kita syukuri.
Alangkah bodohnya orang yang tidak mau mensyukuri nikmat Allah SWT. Mereka sering menyangka bahwa yang namanya nikmat itu adalah rezeki dalam bentuk materi yang jumlahnya besar. Padahal tidak, Nikmatilah hidup, tetaplah semangat meski penghasilan kita kecil, karena kita bisa melipat gandakannya dengan mensyukurinya. Renungkanlah, betapa banyaknya nikmat yang sudah kita miliki. Jangan risau, jangan takut untuk gagal, sebab kegagalan sebesar apa pun tidak akan menghabiskan nikmat-nikmat yang ada pada diri kita.





Senin, 31 Agustus 2015

renungan ayat-ayat motivasi [3]


Renungan 3: Hasbunallah wa ni’mal wakiil

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali “Imran:173-174)

Mengapa harus cemas, mengapa harus takut, mengapa harus khawatir?
Bukankah ada Allah SWT yang menjadi penolong dan pelindung kita

Kita adalah makhluq lemah, kita tidak memiliki kekuatan. Kekuatan hanya milik Allah Yang Mahakuat, maka

Sabtu, 29 Agustus 2015

renungan ayat-ayat motivasi [2]


Renungan 2: Kesulitan

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah:5-6).

Ayat ini sungguh memberikan inspirasi bagi kita yang sedang mengalami kesulitan, ayat yang memberikan dorongan kepada kita untuk tetap bertahan, tetap semangat dalam menghadapi hidup yang penuh kesulitan. Kemudahan, atau pertolongan Allah SWT, akan datang. Tenanglah!

"Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". (QS. Asy Syu'araa':60-62).

Jangan pernah terhimpit, karena keadaan akan berubah.

Jumat, 28 Agustus 2015

renungan ayat-ayat motivasi [1]

Renungan 1: 
Shalat dan Shabar dan Syukur

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.
Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah sebagai symbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara. Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.

sumber


Sudahkah shalat Bukan sembarang shalat yang akan menjadi penolong kita. Dalam ayat tersebut, disebutkan bahwa orang yang bisa menjadikan shabar dan shalat sebagai penolong ialah mereka yang khusyu’. Tidak ada ukuran baku dalam shalat khusyu’, oleh karena itu kembali kita meminta kepada Allah SWT agar menjadikan shalat kita dengan kita khusyu’?

khusyu’
Shalat yang khusyu adalah shalat yang dikerjakan

Minggu, 26 Agustus 2012

tips: menjadi wanita paling bahagia [2]

PELITA :    SESUNGGUHNYA SESUDAH KESULITAN PASTI ADA           KEMUDAHAN (AL-INSYIRAH [94] : 6)
BEKAL :     ESOK HARI……..
     AKAN TERCIUM SEMERBAK HARUM BUNGA.
     KESEDIHAN PASTI HILANG
     DAN KESENANGAN PASTI DATANG.

Gudang Kenikmatan itu Terdapat dalam Diri Sendiri
sumber:Tips, menjadi wanita yg paling bahagia
DR. ‘Aidh bin Abdullah Al-Qarni, MA

                “ .. Karunia-karunia Allah pasti datang,
                  Walaupun terasa lama
                  Tapi sungguh, ia laksana kedipan mata
                  Ketika kau harus berkedip .. “

            Saudari, sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Setelah tetesan air mata, pasti ada senyuman, dan setelah malam pasti akan dating siang.
Sesungguhnya awan kelabu kesedihan pasti berlalu, pekatnya kegalauan pasti tersingkap, segala problema pasti teratasi, dan segala bencana pasti akan berakhir dengan izin Allah.
Yakinlah!.
Bahwa kita selalu

Kamis, 19 Januari 2012

cantik ala islami

Dalam kehidupan manusia, kecantikan memainkan peran yg sangat besar. Manusia adalah satu-satunya makhluk ciptaan Allah Ta’ala dimuka bumi yg diberi kmpuan utk merasakan, menguasai, dan menikmati kecantikan.
Karena adanya rasa dan kesadaran akan kecantikan itulah yg membuat seorang lelaki tertarik dan berhasrat untuk menjalin hubungan dgn seorang wanita, baik wanita itu siap menerima  cintanya ataupun tidak. Sifat dan daya tarik seseorang itu berbeda antara yg satu dgn yg lainnya. Biasanya, kata cantik lebih identik pada syarat atau sifat fisik, baik kecantikan wajah maupun kecantikan tubuh dan keserasian anggota-anggotanya.
Tapi kalau boleh dikatakan, membuaat criteria tetap bagi kecantikan wajah dan fisik merupakan hal yg boleh-boleh saja. Sebab satu kenyataan yg tdk bias dipungkiri, terdapat beberapa kriteria maknawi (immaterial) dan spriritual yg mungkin untuk disepakati dan diterima bersama.

Yang dimaksud “kriteria” spiritual dan maknawi adalah ...